2.08.2013
Selamat! Aku tak lagi punya kisah tentangmu. Semuanya telah dimakan habis oleh sesak. Juga karena aku mulai malas mengingatmu. Kau yang beberapa waktu ini menyembul namun tak pernah nyata, aku sudah lelah menangkap bayangmu yang tak pernah tergenggam. Kuputuskan untuk berhenti demi sesuatu yang pasti. Telah kurelakan waktu yang tergadai untuk menyulam namamu. Jika dihitung untung ruginya, kau yang telah membawaku pada kebangkrutan. Sudah kumaafkan itu.
Ini adalah susunan diksi bergugus dirimu yang kutulis terakhirkalinya. Akan kupunguti semua asa yang menyesakkan ini. Setelahnya akan kubakar. Kemudian semuanya berakhir, kan? Bagaimana jika abunya terisap olehku, lalu mengalir bersama darah ke seluruh tubuhku? Jika itu terjadi, aku tak yakin bisa menerima sesuatu yang pasti meski sudah sangat jelas teraba. Kemungkinan terbesar adalah aku akan tetap menanti mayamu menjadi nyata. Sungguh, aku tak ingin mengharapkan itu.
Kupastikan ini adalah saat dimana kuputuskan berhenti menulis tentangmu. Pun ini takkan membuat tintaku mengering. Penaku tak hanya bergerak untukmu, tapi juga untuk menghapus lukaku, mentulikanku dari kebisingan hidup, juga membuatku agar tetap berada dalam kewarasan.
Is it easy to say goodbye to a memorable past? Some said it is. But actually, it's not easy as to say when hope still stands in your heart
Happy enjoy!

note : picture took from we heart it
Langganan:
Posting Komentar
(Atom)

0 komentar:
Posting Komentar
Leave a comment