1.27.2013
2013 sudah hampir habis satu bulan, tapi kisah yang kutuliskan masih saja tentang kenangan. Ini semua karenamu. Setiap malam, kotak yang telah kubungkus rapi itu diam-diam terbuka. Satu per satu, rekaman tentang cerita tempo dulu terputar. Di atas kepalaku ada layar kecil yang menampilkan adegan-adegannya. Kasihan, hanya aku yang yang bisa menontonya, kau tak bisa. Meski kenangan ini tentangmu juga aku, namun hanya aku yang memilikinya. Bahkan jika ditanya lagi, kau takkan ingat itu semua. Mungkin kau akan bertanya 'Apa benar itu pernah terjadi?' atau lebih parahnya, 'Mungkinkah ada kisah seperti itu diantara kita?'. Jujur. Itu cukup menyakitkan.
Bagimu aku luput, tapi bagiku kau.....
Ah, sial! Aku tidak tahu.
Bukan. Sebenarnya aku hanya belum tahu. Karena waktu diantara kita begitu singkat sementara jaraknya begitu panjang. Akan tetapi, bagiku itu bukanlah masalahnya. Bagiku yang mengganggu adalah kenyataan bahwa aku belum bisa melupakan kisah yang bergelantungan pada waktu yang singkat itu. Jelas sudah, ini semua memang karenamu.
Kesan yang kau tinggalkan begitu dalam. Kemudian tanpa diduga kau menghilang diam-diam. Easy go, easy come! Dan yang paling menyebalkan adalah aku harus mengakui ini : bahwa ingatan tentangmu selalu ada bersama angin di setiap musimnya. Bertiup hingga menggelitikku sepanjang aliran darah. Terasa menggigil saat musim dingin. Hangat ketika musim panas. Berbau mekar jika itu musim semi. Lalu merona jingga pada musim gugur. Itu berarti tak satu musim pun aku lalui tanpa ingatan tentangmu. Dan itu semua karenamu.
Kenyataan bahwa kenangan tak dapat dihapus, diubah, dilupakan... Semua yang ada didalamnya hanya dapat diterima. Lalu aku bisa apa?
Happy enjoy!
Langganan:
Posting Komentar
(Atom)


0 komentar:
Posting Komentar
Leave a comment